HUBUNGAN POLA MAKAN IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ANEMIA

Suhariati Kosasih

Abstract


Anemia lebih sering dijumpai dalam kehamilan, hal itu disebabkan karena dalam
kehamilan keperluan akan zat-zat makanan bertambah dan terjadi pula perubahan-perubahan
dalam darah dan sumsum tulang. Sebuah pola makan yang baik selama kehamilan dapat
membantu tubuh mengatasi permintaan khusus karena hamil. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan pola makan ibu hamil dengan kejadian anemia.
Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan crosssectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa di BPS Ny. Nanik Desa Banjarejo
Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pola
makan ibu hamil dan variabel depedennya adalah kejadian anemia. Teknik sampling
menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 32 responden. Pengumpulan
data menggunakan kuesioner dan pemeriksaan Hb Sahli.
Hasil penelitian didapatkan sebanyak 19 responden (59,4%) memiliki pola makan cukup
sesuai, dan sebanyak 15 responden (46,9%) dengan anemia ringan. Dengan hasil uji statistik
Spearman Rank didapatkan hasil p value= 0,000(<0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima
yang dapat diartikan bahwa ada hubungan pola makan ibu hamil dengan kejadian anemia.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola makan sangat berpengaruh terhadap
pemenuhan gizi ibu hamil sehingga pola makan yang buruk akan berdampak pada kesehatan ibu
dan janinnya.
Kata Kunci: Pola Makan, Ibu Hamil, Kejadian Anemia

Full Text:

PDF