HUBUNGAN PERILAKU ORANG TUA TENTANG TOILET TRAINING DENGAN KEJADIAN ENURESIS (NGOMPOL)

Endah Ernawati

Abstract


Kejadian ngompol pada anak usia 4 – 5 tahun masih sering terjadi
disebabkan karena perilaku orang tua tentang toilet training yang kurang. Dengan
pelatihan toilet sejak dini diharapkan dapat mengatasi masalah ngompol pada
anak. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui hubungan perilaku orang tua tentang
toilet training dengan kejadian enuresis (ngompol) anak usia 4-5 tahun.
Desain penelitian termasuk non eksperimen dengan pendekatan cross
sectional. Populasinya orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun di TK
Kusuma Mulia VI Buluampal – Bendo, Pare – Kediri 25 Juli- 22 Agustus 2016,
dengan teknik pengambilan total sampling berjumlah 31 responden. Dengan
instrument kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisa dengan menggunakan
Spearman’s rank.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden berperilaku
kurang sebanyak 17 responden (54,80%) dan sebagian besar responden
mengalami kejadian ngompol sering sebanyak 14 responden (45,20%). Hasil uji
spearman’s rank didapatkan ρ = 0,000 < 0,05 (α) maka Ho ditolak dan H1 diterima
artinya ada hubungan perilaku orang tentang toilet training dengan kejadian
enuresis (ngompol) pada anak usia 4-5 tahun dengan Correlation Coefficient
sebesar 0,958 maka hubungan sangat kuat.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut hendaknya sebagai orang tua dapat
mengajarkan toilet training pada anak sejak dini atau pada usia 2-3 tahun agar
terbentuk pola BAK dan BAB yang teratur.
Kata kunci : Perilaku Orang Tua, Toilet Training, Enuresis

Full Text:

PDF